Ringkasan Serat Centini Jilid-07

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-7 berisi 31 pupuh dari pupuh 373 s/d 403, berisi lanjutan prosesi pernikahan antara Seh Amongraga dengan

Niken Tambangraras. Kemudian Seh Amongraga meninggalkan Wanamarta untuk melanjutkan perjalanan “lelanabrata” sambil mencari kedua adiknya Jayengsari dan Niken Rancangkapti.

Lanjutan prosesi pernikahan: “Ngunduh mantu” dirumah Jayengraga kakak dari Niken Tambangraras, di rumah Ki Kulawirya adik Ki Bayi Panurta, dirumah Ki Penghulu Basarudin; Dibuatkan rumah didesa Pananggungan disebelah timur rumahnya Ki Bayi Panurta selesai dalam empat hari; Tatacara boyongan pindahan rumah; Selama 40 hari empat puluh malam pernikahan antara Seh Amongraga dan Niken Tambangraras kemudian Seh Amongraga meninggalkan Wanamarta untuk melanjutkan “lelanabrata” sambil mencari kedua adiknya; Diceritakan juga kesedihan Niken Tambangraras ditinggal suaminya.

Baca lebih lanjut

Iklan

Ringkasan Serat Centhini Jilid-08

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-8 berisi 103 pupuh dari pupuh 404 s/d 506, isinya lanjutan perjalanan Seh Amongraga dan perjalanan kakak-kakak serta paman Niken Tambangraras yaitu Jayengwesthi, Jayengraga, Kalawiryo diiringi santri Nuripin mencari Seh Amongraga.

Rute perjalanan Seh Amongraga: Di gua Sraboja 4 hari; Gunung Sakethi, Bungkak, Bau, Lerek, Kunci, Patak, Tekong; gua Kalak ketemu Ki Lokasraya 21 hari; Turun ke lembah masuk ke gua Songputri yang indah seperti keputren; Menuju barat laut lewat gunung Salumbat, Curak, Purak, Belah, menyebrangi sungai Bendha; Naik gunung Senggami lihat telaga Madirdo tempat minum kuda sembrani; Pertapaan Andhongdhadhapan di gunung Retawu 4 malam; Gunung Wiratha wilayah Wonogiri;

Baca lebih lanjut

Ringkasan Serat Centhini Jilid-09

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-9 berisi 93 pupuh dari pupuh 507 s/d 599, isinya lanjutan perjalanan Jayengwesthi (Jayengresmi), Jayengraga, Kulawiryo diiringi santri Nuripin mencari Seh Amongraga karena merasa kasihan melihat keadaan Niken Tambangraras.

Rute perjalanan Jajengwesthi, Jayengraga, Kulawirya, Nuripin: Masih di desa Pulung, tayuban dirumah Randha Sembada yang hyperseks, diceritakan bisa melayani siang tiga laki-laki dan malamnya tiga laki-laki; Cerita sekitar tajuban, sinden dan ronggeng maupun perilaku maksiat dari Randha Sembada, Jayengrana dan Kulawirya;

Baca lebih lanjut

Ringkasan Serat Centhini Jilid-10

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-10 berisi 38 pupuh dari pupuh 600 s/d 637, isinya: setelah tidak menemukan Seh Amongraga, Jayengwesthi (Jayengresmi), Jayengraga, Kulawiryo diiringi santri Nuripin memutuskan untuk kembali ke Wanamarta serta ditangkapnya Seh Amongraga kemudian dilarung (dibuang) di laut selatan karena Jamal dan Jamil dianggap bikin rusuh diwilayah kekuasaan Sultan Agung di Mataram..

Rute perjalanan Jajengwesthi, Jayengraga, Kulawirya, Nuripin: Masih dikediaman Ki Kidang Waracapa di Trenggalek Lembhuasta; Jayengrana menikah dengan Rara Widuri yang sering bikin onar karena obsesif (cemburuan) adalah anak dari Ki Demang Prawirancana dari Trenggalek Wulan;

Baca lebih lanjut

Ringkasan Serat Centhini Jilid-11

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-11 berisi 52 pupuh dari pupuh 638 s/d 690, isinya: perjalanan menuju pertemuan seluruh keluarga yang saling berpisahan di Jurang Jangkung (Wanataka).

Perjalanan Niken Tambangraras: Niken Tambangraras menolak banyak lamaran, ada yang sakit hati mengirim penjahat tapi tidak berhasil menyakitinya; Niken Tambangraras memutuskan pergi dari Wanamarta diiringi Ni Centhini; Ganti nama Ni Selabrangti, keluar masuk hutan akhirnya sampai di Wanataka padepokannya Seh Mangunarsa dan Seh Agungrimang; Setelah beberapa lama mereka saling tahu bahwa Ni Selabrangti adalah Niken Tambangraras istri Seh Amongraga dan Seh Mangunarsa adalah adik dari Seh Amongraga;

Baca lebih lanjut

Ringkasan Serat Centhini Jilid-12

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Serat Centhini Jilid-12 berisi 31 pupuh dari pupuh 691 s/d 722, isinya: perjalanan Jayengresmi dan Jayengraga pulang ke Wanamerta, meninggalnya Ki Bayi Panurto dan istrinya, reinkarnasi Seh Amongraga beserta istrinya agar bisa menurunkan raja.

Perjalanan Jayengresmi dan Jayengraga: Seh Mangunarsa, Ki Agungrimang dan Niken Rangcangkapti ikut serta; Menginap di Ngardipala di tempat Seh Malangkarsa, diadakan acara terbangan, Nyi Pelangi istri Seh Modang jatuh hati kepada Jayengrana hal ini diperhatikan oleh istri Jayengraga – Ni Rarasati, Seh Amongraga beserta istrinya dan Seh Ragaresmi juga hadir dari alam gaib dalam acara terbangan; Seh Malangkarsa, Seh Modang dan Nyi Pelangi ikut dalam rombongan dan Ki Basariman selaku penunjuk jalan; Bermalam di desa Gunungsari ditempat Ki Cariksutra dan Ki Carikmuda, Ki Cariksutra dan istrinya Nyi Wilapa ikut serta dengan rombongan; Lewat hutan Jembul yang angker, banyak melihat keberadaan machluk halus selama di hutan Jembul; Ni Pelangi masih mencoba menarik perhatian Jayengrana, tiba-tiba mendengar banteng menarik rumput, terkejut lalu menubruk dan merangkul Jayengraga, Nyi Pelangi jatuh kerasukan, dari kemaluannya mengeluarkan darah, ditolong oleh Seh Mangunarsa, setelah siuman bercerita bahwa dirinya diperkosa oleh orang yang tinggi besar, dinasehati agar tidak berangan-angan yang kurang baik;

Baca lebih lanjut

Review Serat Centhini – Jilid 01

Serat Centhini - Tambangraras - Amongraga Cakupan Serat Centhini adalah sangat luas berkaitan budaya Jawa abad ke16-17 ketika kejadian cerita ini berlangsung. Sebagian cerita, istiadat, kepercayaan mungkin sudah tidak ada lagi pada masa ini, tapi sebagian besar masih hidup dikalangan masyarakat Jawa terutama di pedesaan.

Tempat-tempat yang dilalui oleh Jayengresmi, Jayengrana dan Niken Rangcangkapti bisa dijadikan referensi arkeologi karena sebagian besar adalah candi-candi dan peninggalan kerajaan Jawa dimasa lalu. Mungkin candi-candi itu masih ada, mungkin sudah tidak ada, yang pasti gunung-gunung dan desa-desa yang dilewati sebagian besar masih ada sampai saat ini dengan nama yang masih sama.

Baca lebih lanjut