APA gerangan yang didengarkan Centhini selama 40 malam? Abdi yang setia itu selalu berada di dekat pelaminan majikannya, Tambangraras. Ia bersimpuh diam di dekat kamar bahkan ketika Tambang-raras sedang bersama suaminya, Amongraga. Di situlah Si Centhini, gadis yang penuh hasrat belajar itu, meny-i-mak apa saja yang diucapkan ketika pasangan itu bercengkerama dan bersetubuh. Ketika malam [...]
Filed under: Apresiasi Serat Centhini, Goenawan Mohamad, Opini Serat Centhini | Komentar Dimatikan